Latest Post
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

Negara Arab Janji Bantu Palestina 100 Juta Dolar Per Bulan

LANTANGnews.com -- Negara Arab menyepakati paket bantuan "jaring pengaman keuangan" senilai 100 juta dolar per bulan bagi Palestina untuk mengatasi krisis ekonomi pasca pengakuan PBB atas status negara itu.

Keputusan itu menyusul respon Israel yang memerintahkan pembangunan 3.000 rumah baru di wilayah Tepi Barat yang mereka caplok serta penghapusan distribusi pajak yang akan digunakan untuk membayar tunggakan listrik Palestina setelah pengakuan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terhadap Palestina.

Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan di Doha, Ahad, para menteri luar negeri negara Arab meminta agar resolusi yang disahkan dalam Pertemun Negara Arab di Baghdad Maret lalu tentang pemberian bantuan senilai 100 juta dolar per bulan bagi Palestina segera diimplementasikan.

"Proses pengumpulan dana akan diketuai Qatar dan sekretariat jenderal berperan dalam menghubungi setiap negara donatur untuk membayarkan sejumlah dana," kata Al-Araby Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Al-Araby kepada Reuters.

Negara-negara Arab diberi waktu 15 hari untuk memberikan jawaban terhadap usulan itu.

Israel dan Amerika Serikat menolak keputusan Majelis Umum PBB yang meningkatkan status Palestina menjadi "negara non anggota" di PBB dengan mengatakan Abbas harus terlebih dahulu kembali ke meja perundingan damai yang terhenti sejak 2010 lalu karena pembangunan perumahan Yahudi.

September lalu Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan krisis ekonomi di Palestina akan memburuk kecuali negara itu mendapat peningkatan bantuan asing, sedangkan Bank Dunia memperkirakan defisit anggaran Palestina mencapai 1,5 miliar dolar pada 2012, padahal bantuan asing hanya mampu menutup 1,14 miliar.

Kamis lalu, kabinet Palestina mengumumkan kota Ramallah di Tepi Barat membutuhkan sedikitnya 240 juta dolar setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan belanja anggaranya.

Pemimpin Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani, menjanjikan bantuan dana 400 juta dolar untuk  Gaza ketika berkunjung Oktober lalu, namun pertempuran HAMAS dengan militer Israel menyebabkan sejumlah wilayah semakin rusak sehingga butuh lebih banyak lagi dana. **antara/si-online

Tentara Israel Secara Brutal Tangkapi Bocah Paletina

Lantangnews.com -- Sebuah laporan menyebutkan tentara Israel telah menangkap 20 bocah Palestina selama dua pekan terakhir ini. Penangkapan berlangsung di Tepi Barat dan Alquds.

Laporan yang bersumber dari divisi anak-anak di Ramallah ini menyebutkan Israel meningkatkan eskalasi kejahatanya terhadap Tepi Barat dan Gaza. Mereka menggunakan cara-cara kasar dan tak berprikemanusiaan dalam menghadapi anak-anak Palestina.
''Mereka menggunakan cara-cara brutal dalam membubarkan aksi damai warga hingga puluhan bocah Palestina terluka,'' sebutnya seperti dikutip infopalestina.

Dalam laporan pada Rabu (17/10) itu, lembaga tersebut menyebutkan 20 bocah Palestina mengalami penangkapan dan pemberangusan dari tentara Zionis dan kelompok pemukim Israel. Itu terjadi selama dua pekan terakhir ini.
Kebanyakan anak yang ditangkap berasal dari Hebron dan wilayah Alquds Timur. *** infopalestina/lantangnews

Rahasia Militer Israel Berhasil Disadap Drone Hizbullah

Lantangnews.com -- Pesawat tanpa awak (drone) milik Hizbullah dikabarkan telah merekam gambar-gambar penting terkait informasi militer Israel. Demikian dilaporkan surat kabar Inggris, Sunday Times.
"Drone, yang mengudara selama tiga jam sebelum ditembak oleh jet empur F-16 Israel diyakini telah mengirim gambar-gambar persiapan latihan militer terbesar Israel bersama tentara AS ... selain itu juga mengirim serta situs rudal balistik, lapangan terbang utama dan, mungkin juga, reaktor nuklir Israel di Dimona," tulis Sunday Times, seperti dikutip Press TV, Ahad (14/10).
Jika laporan surat kabar Inggris itu benar, maka drone Hizbullah itu berhasil mengirimkan data-data intelijen penting terkait celah dan keamanan Israel-AS yang memang rapuh. Laporan tersebut juga menyatakan intersepsi pesawat tak berawak itu 'gagal' terjawab, ketika rudal pertama ditembakkan oleh pesawat perang Israel.
Pada 12 Oktober, televisi Al Manar Libanon menyiarkan rekaman simulasi bagaimana gerakan perlawanan mengirim pesawat tak berawak jauh menembus wilayah udara Israel dan menghindari sistem radar canggih mereka.
Sekretaris Jenderal (sekjen) Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah menegaskan penerbangan itu sengaja dilakukan oleh gerakannya.
Operasi, yang bernama Hussein Ayub (mantan komandan angkatan udara Hizbullah yang menjadi martir pada 1996), berhasil menembus ratusan kilometer wilayah udara Israel dan beroperasi bebas dekat dengan situs nuklir Israel di Dimona tanpa terdeteksi radar canggih Israel dan AS. "Ini hanya sebagian dari kemampuan kami," katanya.
Ia juga menambahkan Israel sendiri telah mengakui kegagalan keamanan mereka meskipun mereka dipasok teknologi terbaru oleh kekuatan-kekuatan Barat. Sekjen Hizbullah juga menyatakan bahwa pesawat itu dibuat oleh Iran, tapi dirakit oleh gerakan perlawanan.

Sulitnya Muslim Detroit Bangun Masjid

Harapan warga Muslim Detroit, Amerika Serikat untuk memiliki masjid selalu mendapat ganjalan. Kelompok mayoritas setempat selalu melancarkan aksi protes menentang pembangunan masjid dengan berbagai alasan. Yang terbaru, kaum mayoritas AS mengganjal dengan menyebut Masjid akan menjadi ancaman Islamisasi di AS. Tahun lalu, Asosiasi Islam Kultural di Detroit telah membeli sebuah gedung bekas sekolah untuk diubah menjadi masjid. Asosiasi berhasil membelinya seharga 1,1 juta dolar AS pada tahun lalu. Namun, sejumlah oknum kelompok Kristen menuding adanya korupsi dalam transaksi pembelian masjid tersebut. Kejaksaan kemudian turun tangan dan menyatakan tidak ada masalah dalam pembelian gedung tersebut. Upaya banding yang coba dilakukan lantas ditolak mentah-mentah. Kini, upaya lain kembali dilakukan dengan menyebarkan tuduhan bahwa Asosiasi Islam di Detroit memiliki hubungan dengan jaringan teroris Alqaidah. Pembangunan masjid tersebut dituding merupakan langkah untuk mengadakan jihad terselubung guna mengancam keamanan kota Detroit. Asosiasi Islam Detroit beranggotakan kurang lebih seratus keluarga Muslim. Populasi Muslim di Detroit sendiri terus meningkat hingga diperkirakan terdapat 200 ribu orang saat ini. Kebanyakan warga Muslim merupakan penduduk yang datang dari negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

Halau Imigran, Israel Bangun Pagar Berduri di Sinai

Israel membangun pagar berduri sepanjang 260 kilometer di sepanjang wilayah perbatasan dengan Mesir di Sinai. Pagar yang dibangun untuk menangkal masuknya imigran ilegal itu ditargetkan rampung akhir tahun ini. Israel mengklaim sering bermasalah dengan kedatangan imigran ke wilayahnya. Beberapa tahun terakhir, sekitar 60 ribu imigran masuk ke Israel untuk mengungsi maupun mencari pekerjaan. "Kami bertekad untuk menghentikan gelombang masuknya para penyusup. Kami membangun pagar untuk merealisasikan tujuan itu," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seperti dilansir Aljazeera, Jumat (7/9). Sejumlah organisasi kemanusiaan di Israel menuntut pemerintah untuk memperlakukan para imigran tersebut sebagai pencari suaka. Menurut mereka, pada dasarnya negara Israel juga dibangun oleh orang-orang imigran. Namun pemerintah Israel merespon negatif tuntutan tersebut dan berkomitmen untuk mengusir para imigran keluar dari Israel. "Kami juga akan meneruskan upaya kami dengan memulangkan para penyusup ke negara asal mereka," imbuh Netanyahu.

Relawan 1Malaysia Kirim Bantuan untuk Rohingya

LANTANGNEWS.COM, Relawan The Putera 1Malaysia mengirimkan bantuan kemanusiaan ke para pengungsi Rohingya. Mereka berangkat ke Chittagong, Bangladesh dari negaranya dan setelah itu mereka memasuki Sittwe, Myanmar. "Kami diberitahukan bahwa kondisi di Chittagong tidak aman. Oleh karena itu, kami disarankan untuk bergerak ke Sittwe," ujar Presiden Putera 1Malaysia Datuk Abdul Azeez Abdul Rahim, seperti dikutip The Star, Sabtu (1/9/2012). "Kunjungan itu akan digelar selama 11 hari," tambahnya. Abdul Azeez berharap, dirinya dan para relawan yang ikut bersamanya, sanggup membantu sekira 200 ribu warga Rohingya yang ada di Myanmar. Jumlah sukarelawan yang tergabung dalam Putera 1Malaysia juga ditambah dari 44 menjadi 96 orang dan saat ini, mereka membawa 500 ton bantuan. Namun kapal Angkatan Laut Malaysia KD Sri Indera Sakthi hanya sanggup menampung 38 orang dan 480 ton bantuan. Abdul Azeez juga belum mengkonfirmasi, transportasi apa yang akan digunakan untuk mengangkut beberapa relawan lainnya. Putera 1Malaysia mengangkut bantuan kemanusiaan berupa beras, susu, obat-obatan, handuk, dan selimut. Selain itu, mereka juga membawa kitab suci Al Qur'an untuk warga Muslim Rohingya.
 
Copyright © 2012. LANTANGnews.com - All Rights Reserved
Login: | Admin